Pengertian dari Perangkat Peripheral

Pengertian dari Perangkat Peripheral

Dalam artikel ini, Ane akan mengulas sedikit tentang komputer. Tema yang akan Ane bahas adalah Pengertian dari Perangkat peripheral atau disebut dengan perangkat tambahan.
macam perangkat tambahan/perangkat peripheral
Perangkat peripheral adalah suatu hardware atau perangkat keras yang terhubung dalam pengoprasian komputer yang digunakan untuk keperluan tertentu. Pengertian mudahnya adalah perangkat tambahan yang digunakan untuk keperluan tertentu.

Perangkat peripheral dibagi menjadi 2 jenis yaitu Main Peripheral/Perangkat Utama dan Auxillary Peripheral/Perangkat Pendukung.
  1. Main Peripheral adalah Perangkat keras utama atau hardware utama yang wajib ada dalam pengoperasian komputer. Perangkat tersebut adalah Monitor, Mouse dan Keyboard.
  2. Auxillary Peripheral adalah Perangkat keras tambahan atau hardware tambahan yang tidak wajib ada dalam pengoprasian komputer sebab auxillary peripheral hanya digunakan untuk keperluan tertentu, contoh perangkat adalah Printer, Speaker, Modem, Scanner dll.
Itulah menurut jenisnya. Jika menurut kegunaannya peripheral dibagi menjadi 2, yaitu input dan output.
  1. Input adalah perangkat masukan yang berfungsi untuk memasukan perintah kedalam komputer. Contoh perangkat yaitu Mouse, Keyboard, Scanner, Kamera dll.
  2. Output adalah Perangkat keluaran yang berfungsi untuk mengeluarkan dan menampilkan hasil pengolahan data. Macam perangkat output adalah Printer, Speaker, Monitor, dll. 
  3. sumber: http://anemhd.blogspot.com/2013/07/pengertian-dari-perangkat-peripheral.html:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

3. Storage Device (Perangkat Penyimpanan Data)

Storage devices pada sistem komputer adalah kata lain dari secondary storage. Fungsinya untuk menyimpan data dan sistem operasi.
Setelah data dan perintah dimasukkan ke dalam komputer untuk diproses/diolah, maka bentuk keluarannya tersimpan atau dapat disimpan dalam media penyimpanan khusus.
? Penyimpanan secara magnetik
? Penyimpanan secara Optik
? Penyimpanan secara elektronik
Penyimpanan secara magnetik
Terbuat dari bahan elektromagnet dan proses penyimpanan dilakukan dilakukan dengan cara memagnetasi media tersebut.
Contoh
? Disket (Floppy Disc)
? Hardisk
Keterangan:
Alat yang dipakai untuk melakukan proses penyimpanan dengan disket disebut dengan diskdrive atau floppy diskdrive. Sedangkan untuk hardisk, hardrive-nya menyatu dengan medianya
1 Floppy Disc (Disket)
Disket dengan ukuran 5,25” dan 3,5”.
5,5” mampu menyimpan data sebesar 360 kb. Sedangkan disket ukuran 3,5” dapat menyimpan data sebesar maksimal 1,4Mb (1Mb/Megabyte = 1 Juta byte)
2 Hardisk
Digunakan untuk Komputer Pribadi (Personal Computer) saat ini rata-rata mempunyai kapasitas penyimpanan data sebesar 5 – 250 Gb (1 Gb=1024 Mb)
Perawatan fisik:
? Menghindari getaran
? Menghindari dari benda yang mengandung magnet
? Mencegah dari panas yang berlebihan
? Hindarkan dari tempat lembab
Perawatan lunak
? Menggunakan Defragmenter
? Scandisk
? Meminimalis Proses Format
Penyimpanan secara Optik
Terbuat dari optik(kaca) yang dapat dilalui sinar atau cahaya. Proses penyimpanan data dilakukan dengan cara menguraikan cahaya putih dalam spektrum warna dan kemudian disimpan dalam media tersebut.
Contoh
? CD-Rom(Compact Disc-Read Only memory)
? DVD-Rom(Digital Video Disc-ROM)
Penyimpanan secara Elektronik
Terbuat dari rangkaian komponen elektronik yang berukuran sangat kecil (Micro).
Proses penyimpanannya seperti halnya pada RAM, yaitu berupa pulsa listrik yang tersimpan dalam mikroprosesor.
Perbedaannya data masih tersimpan meskipun aliran listrik tdk masuk.
Contoh
? Flash Disk
? Memory Card
? Memory Stick
? Card Reader
sumber:https://nekomewmew.wordpress.com/1-input-device/3-storage-device-perangkat-penyimpanan-data/

pengertian unit keluaran(output device)

Output device adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan suatu keluaran seperti gambar, kertas (hardcopy), suara, dll. Contoh dari output device adalah printer, speaker, monitor, dll.

Dari penjelasan di atas dan dari posting sebelumnya tentang input device [Baca: Mengenal input device pada komputer] dapat kita simpulkan bahwa prinsip kerja komputer diawali dengan memasukkan data dari perangkat input lalu data tersebut diolah dan kemudian data itu disimpan melalui memory komputer/disk. Data yang sudah disimpan dapat kita lihat melalui alat keluaran / output device.
Contoh-contoh output device adalah:
1. Monitor
Dapat disebut juga dengan computer display, visual display unit, atau monitor saja. Monitor adalah salah satu unit output device yang berfungsi menampilkan gambar-gambar dari komputer yang bisa dilihat tanpa merekamnya. Saat ini layar monitor diproduksi dalam dua bentuk, yaitu CRT (cathode ray tube) atau Flat Panel seperti TFT LCD. Tapi dari kabar yang saya dengar, saat ini monitor CRT sudah tidak diproduksi lagi dan digantikan dengan TFT LCD.
Gambar yang dihasilkan dari monitor CRT biasanya terbuat dari 10% titik-titik kecil yang berpendar sesuai perintah dari komputer. Semakin dekat jarak pikselnya (resolusi) akan semakin tajam gambar yang diperoleh. Jarak antar piksel disebut dot pitch dengan satuan milimeter. Kebanyakan monitor CRT memiliki dot pitch sebesar 0,28 mm atau kurang.
Sedangkan monitor LCD adalah monitor yang tipis, tersusun dari beberapa piksel warnaatau piksel monokrom yang dibariskan di depan sumber cahaya atau reflektor. LCD sangat hemat energi dan tidak makan tempat. Karen kehematannya, LCD bisa digunakan dengan sumber daya baterai.
2. Printer
Adalah alat yang menampilkan data dari komputer dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik di atas kertas. Printer terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat pengambil kertas dari tray, tray adalah tempat menaruh kertas di printer. Tinta / toner adalah bahan pencetaknya. Perbedaan toner dengan tinta adalah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan sebelum mencetak, sedangkan tinta / inkjet tidak butuh pemanasan. Sedangkan cartridge adalah alat pencetaknya.
3. Speaker
Adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.
4. Plotter
Adalah salah satu jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer berupa gambar / grafik. Dengan menghubungkan plotter ke komputer, berbagai bentuk gambar akan dicetak dengan ukuran ekstra dan dengan kualitas tinggi.


Macam-macam Alat Output Komputer, Setelah saya bahas Macam-macam Alat Input Komputer pada postingan sebelumnya, kali ini saya akan membahas yang keluarannya, yaitu alat output komputer. 

Perangkat output atau alat output adalah perangkat komputer yang digunakan untuk menampilkan atau menyampaikan informasi kepada penggunanya. Informasi yang ditampilkan oleh komputer merupakan hasil dari pemrosesan yang telah dilakukan oleh komputer. Informasi yang diteruskan oleh komputer melalui perangkat output dapat berupatampilan di layar, hasil cetakan, suara, dan sebagainya.

1. Monitor

Monitor merupakan alat keluaran / alat output yang memberikan tampilan visual kepada pengguna komputer. Kita dapat melihat apa yang sedang dilakukan oleh program atau komputer di layar monitor.
Komputer menampilkan pesan, informasi, ataupun meminta masukan kepada pengguna komputer melalui tampilan di layar monitor.Komputer membuat tampilan teks, bilangan, atau gambar dengan cara menggabungkan elemen-elemen kecil yang disebut dengan pixel atau sering juga disebut pels. Makin banyak pixel dari sebuah tampilan teks, bilangan, atau gambar, makin baik tampilan tersebut.
Tampilan di layar monitor diukur dengan satuan pixel. Monitor dengan resolusi rendah umumnya menampilkan tampilan di layar dengan ukuran 640 x 480 pixel, sehingga item-item yang ditampilkan kelihatan besar dan kurang tajam. Adapun monitor dengan resolusi tinggi umumnya memberikan tampilan dalam ukuran 1024 x 768 pixel dan menampilkan item-item dengan ukuran kecil, sehingga lebih banyak item yang dapat ditampilkan serta lebih tajam dan jelas.Saat ini, teknologi layar lebar (wide screen) dan layar datar (flatscreen) telah banyak digunakan pada monitor. Teknologi ini memberikan tampilan layar monitor yang lebih lebar dan radiasi yang lebih rendah, sehingga lebih banyak bagian yang dapat ditampilkan di layar monitor dan lebih nyaman bagi mata pengguna. Resolusi yang umum digunakan pada monitor dengan layar lebar adalah 1280 x 768 pixel. Namun, kelemahan dari monitor jenis ini adalah harganya yang relatit lebih mahal apabila dibandingkan dengan monitor biasa.
 

2. Infocus

Infocus hampir sama dengan monitor. Fungsinya adalah untuk menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data. Hanya saja, infocus memerlukan objek lain sebagai media penerima pancaran signal-signal gambar yang dipancarkan. Media penerima tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan berwarna putih (terang). Biasanya yang digunakan adalah dinding putih, whiteboard, ataupun kain/layar putih yang dibentangkan.

3. Printer

Printer adalah perangkat output yang digunakan untuk menghasilkan cetakan dari komputer ke dalam bentuk kertas. Cetakan tersebut dapat berupa dokumen, gambar, maupun dokumen yang disertai dengan gambar. 
Printer dibedakan menjaditiga jenis, yaitu dot-matrix, inkjet, dan laser jet. Printer dot-matrix menimbulkan kebisingan yang lebih besar dibandingkan dengan printer jenis inkjet dan laser jet. Dari segi kualitas cetakan, printer laser menghasilkan cetakan yang lebih baikdaripada inkjet. Kelemahan dari printer laser adalah harganya yang mahal.Ketajaman hasil cetakan diukur dengan satuan dpi atau dot per inch atau banyaknya titik dalam satu inci. Makin tinggi dpi dari sebuah printer, akan makin tajam cetakan yang dihasilkan. Kecepatan mencetak diukur dengan satuan ppm atau page per minute atau halaman per menit.
Makin tinggi ppm sebuah printer maka makin banyak halaman yang dicetak dalam satu menit, atau makin cepat proses pencetakan. Printer dihubungkan dengan komputer melalui kabel USB. Selain dihubungkan ke komputer, printer juga harus dihubungkan ke sumber listrik. Sebelum dapat digunakan, sebuah printer harus dikenali oleh sistem operasi komputer. Karena itu, setelah dihubungkan dengan komputer, kita harus menginstal drivemya terlebih dahulu.

4. Speaker

Speaker merupakan perangkat keluaran yang menghasilkan suara, di mana suara tersebut sebelumnya telah diolah dalam sound card (kartu suara). Speaker-speaker yang ada di pasaran sekarang telah menggunakan 6 speaker berikut satellite dan 1 subwofer untuk menghasilkan tata suara yang optimal.

Prinsip dan Definisi Cetak

Definisi Cetak
Cetak Adalah  Menduplikasikan sekumpulan teks/gambar yang terdapat dalam suatu bahan atau acuan cetak yang nantinya di transferkan ke media cetak atau substrat sesuai dengan keinginan kita



"Proses penduplikasian teks, gambar/cetak"













Elemen Dasar Proses Cetak adalah


1. Tinta
    Tinta adalah unsur penghantar warna pda suatu proses cetak yang terbentuk dari bahan
    pewarna (pigment), sarana pengangkut warna (Dyes atau Solvent) & Adiktiv (Perekat)


"Contoh Tinta Percetakan"


2. Acuan Cetak
    Acuan Cetak adalah Acuan yang mengambil tinta
 "Cylinder Gravure (Acuan Cetak Gravure/Cetak dalam)"

 "Plate Offset (Acuan cetak offset/Cetak datar)"

"Photopolymer (Acuan Cetak Flexography/Cetak tinggi)"

3. Material/Substrate
    Material/Substrate adalah Bahan yang akan di lakukan proses cetak
"Contoh Material/Substrate"

4. Media Penekan
    Media Penekan adalah media yang membantu transfernya tinta ke substrate atau
    memproduksi tekanan yang di butuhkan untuk menghasilkan pola gambar pada bahan 
    cetakan


3 Macam Prinsip Kerja Proses Cetak

1. Flat to flat (Datar ke Datar)
    -Prinsip cetak ini di gunakan dalam metode cetak tekan pada plat
    -Film yang di gunakan positif terbaca
    -Pembawa image (plat datar/cetakan) di letakkan di atas media penekan datar
2. Round To Flat (Bundar ke Datar)
    -Prinsip kerja menggunakan metode flatbed
    -Plat di letakkan di atas landasan datar, sedangkan bahan cetak di bawah oleh roll silinder
     yang di gerakkan melewati media tersebut.
    -Film yang di gunakan negatif (Tak Terbaca) selama tak ada roll/silinder penghubung lainya
3. Round to Round (Bundar ke Bundar)
    -Prinsip cetak menggunakan sistem cetak putar
    -Baik pembawa materi cetak maupun bahan cetaknya di letakkan di media silinder
    -Film yang di gunakan negatif (Tak Terbaca)


PENGERTIAN AUDIO




Audio Dalam sistem komunikasi bercirikan suara, sinyal elektrik digunakan untuk membawa unsur bunyi. Istilah ini juga biasa digunakan untuk menerangkan sistem - sistem yang berkaitan dengan proses perekaman dan transmisi yaitu sistem pengambilan / penangkapan suara, sambungan transmisi pembawa bunyi, amplifier dan lainnya.


MACAM - MACAM AUDIO
Audio visual : Perangkat soundsistem yang dilengkapi dengan penampilan gambar, biasanya digunakan untuk presentasi, home theater, dsb.
Audio Streaming : istilah yang dipergunakan untuk mendengarkan siaran secara live melalui Internet. Berbeda dengan cara lain, yakni men-download file dan menjalankannya di komputer kita bila download-nya sudah selesai, dengan streaming kita dapat mendengarnya langsung tanpa perlu mendownload file-nya sekaligus. Ada bermacam-macam audio streaming, misalnya Winamp (mp3), RealAudio (ram) dan liquid radio.
Audio Modem Riser: Sebuah kartu plug-in untuk motherboard Intel yang memuat sirkuit audio dan atau sirkuit modem. AMR memuat fungsi-fungsi analog (kode-kode) yang dipelukan untuk operasi modem dan atau audio

Musik Digital diputar dengan MP3 Player, iPod

Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musikanalog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu :
  • MP3
MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.
  • WAV
WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.
  • AAC
AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.
  • WMA
Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.
  • Ogg Vorbis
Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.
Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi padabitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.
  • Real Audio
Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.
  • MIDI
Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan olehsynthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

Keunggulan

Musik dalam format digital memiliki beberapa keunggulan dibanding musik dalam medium konvensional, yaitu :
  • format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan
  • kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu
  • proses penjualan dengan pendekatan single atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD

Kekurangan

Dengan segala kelebihannya, musik digital memiliki beberapa kekurangan juga yaitu :
  • kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan
  • penyebaran musik digital di internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label.

Audio Mixer

Dalam dunia Audio profesional, sebuah mixing console, apakah itu analog maupun digital, atau juga disebut soundboard / mixing desk (papan suara) adalah sebuah peralatan elektronik yang berfungsi memadukan (lebih populer dengan istilah "mixing"), pengaturan jalur (routing) dan mengubah level, serta harmonisasi dinamis dari sinyal audio. Sinyal - sinyal yang telah diubah dan diatur kemudian dikuatkan oleh penguat akhir atau power amplifier.
Audio mixer secara luas digunakan dalam berbagai keperluan, termasuk studio rekaman, sistem panggilan publik (public address), sistem penguatan bunyi, dunia penyiaran baik radio maupun televisi, dan juga pasca produksi pembuatan film. Suatu contoh yang penerapan sederhana, dalam suatu pertunjukan musik misalnya, sangatlah tidak efisien jika kita menggunakan masing masing amplifier untuk menguatkan setiap bagian baik suara vokal penyanyi dan alat alat musik yang dimainkan oleh band pengiringnya.
Disini Audio mixer akan menjadi bagian penting sebagai titik pengumpul dari masing masing mikropon yang terpasang, mengatur besarnya level suara sehingga keseimbangan level bunyi baik dari vokal maupun musik akan dapat dicapai sebelum diperkuat oleh amplifier.
Mixer adalah salah satu perangkat paling populer setelah microphone. Kita lebih mengenalnya dengan sebutan mixer, mungkin kebanyakan kita menyebutnya demikian karena fungsinya yang memang mencampur segala suara yang masuk, kemudian men-seimbangkannya, menjadikannya salura dua kanal (L-R kalau stereo, dan satu kalau mono), kemudian mengirimkannya ke cross-over aktif baru diumpan ke power amplifier dan terakhir ke speaker.
Mixing console menerima berbagai sumber suara. Bisa dari microphone, alat musik, CD player, tape deck, atau DAT. Dari sini dengan mudah dapat dilakukan pengaturan level masukan dan keluaran mulai dari yang sangat lembut sampai keras. Kalau kita misalkan sebuah system audio iu umpamakan sebagai tubuh manusia, snake cable bisa kita umpamakan sebagai system syaraf, dan mixing console sebagai jantungnya.
Bila terjadi suatu masalah dengannya, berarti system tersebut sedang dalam masalah besar. Salah satu syarat terpenting dalam mixing console yang baik adalah mempunyai input gain yang baik, pengaturan eq yang juga baik. Maka dengan demikian akan dapat dilakukan pengaturan yang lebih sempurna dan optimal terhadap setiap input microphone, atau apapun yang menjadi sumber suaranya. Ada banyak tipikal pengaturan yang terdapat dalam sebuah mixing console.

Struktur Audio Mixer


     
Konsul Audio mixing Yamaha 2403 audio mixing console pada aplikasi pertunjukan langsung
Jalur masukan (input) biasanya dibagi menjadi beberapa bagian:
§  Input Jacks / penguat muka mikropon (Microphone preamps)
§  Basic input controls
§  Channel EQ (High, Mid high,Mid and low)
§  Bagian Routing termasuk Direct Outs, Aux-sendsPanning control and pengalamatan Subgroup
§  Input Faders
§  Subgroup faders
§  Output controls termasuk Master level controls, EQ dan/atau Matrix routing
Pada konsul mixer buatan yamaha di samping beberapa bagian tersebut diberi kode-kode warna untuk memudahkan identifikasi yang cepat oleh operator.
Tergantung dari jenis mixernya, apakah itu input mono atau stereo memiliki jalur input dengan pengaturan sendiri-sendiri pada setiap inputnya. Pada sebagian besar mixer, setiap kanal mempunyai jenis input XLR,RCA, atau Jack input ukuran 1/4 inci.
Basic input controls
Dibawah setiap inputnya, biasanya terdapat beberapa pengatur putar (knobs, pots). Pertama biasanya sebuah pengatur gain atau disebut trim. Input akan mengatur sinyal dari peralatan luar dan dan kontrol ini akan mengatur besarnya penguatan atau atenuasi sinyal yang diperlukan agar level sinyalnya memadai untuk proses selanjutnya. Pada langkah ini, dimana sebagian besar noise dan interferensi akan berpengaruh besar, dimana biasanya mikropon mempunyai gain kurang lebih +50 dB, gain sebesar ini bisa mengalami gangguan.
Balanced inputs dan konektor-konektor, seperti jenis XLR ,Tip-Ring-Sleeve (TRS), jack 1/4 inci, akan mengurangi masalah gangguan ini. Kemudian akan banyak titik masuk setelah tingkat buffer/gain tersebut, dimana jika ada send atau return dari prosesor luar hanya akan berpengaruh pada kanal yang ada tersebut. titik masukan (inser points) biasanya digunakan dengan efek untuk mengatur amplitudo sinyal, seperti pembatas derau (noise gates), pelebar (expander) dan pengompres (compressor).
Auxiliary send routing
The Auxiliary send mengarahkan sebuah sinyal yang masuk terpisah ke sebuah jalur auxiliary yang dapat digunakan dengan peralatan luar. . Auxiliary sends , apakah itu pre-fader or post-fader,dimana level pada sebuah pre-fade send diatur dengan the Auxiliary send control, sedangkan post-fade sends tergantung pada posisi channel fadernya. . Auxiliary sends dapat pula untuk mengirim sinyal ke prosesor luar seperti reverb, yang kemudian dapat diumpan masukkan kembali melalui kanal yang lain atau dimasukkan ke auxiliary returns yang ada pada mixer tersebut. Pre-fade auxiliary sends dapat digunakan untuk menyediakan sebuah monitor mix pada musisi di atas panggung, dimana pada monitor mix ini mandiri dari jalur mixing utama.

Papan mixing yang dipakai untuk pertunjukan langsung.
Channel EQ
Pengaturan kanal yang lebih lanjut yaitu channel EQ. Pengaturan ini mengatur ekualisasi nada-nada frekuensi nada rendah (bass), nada menengah (midrange) dan nada tinggi (treble). Pada sebagian besar konsul mixing berukuran lebar (24 kanal atau lebih) biasanya mempunyai sweep equalization dalam satu atau lebih jalur frekuensi yang ada yang disebut parametric equalizer. Mixer dengan ukuran lebih kecil mempunyai beberapa atau bahkan tidak mempunyai sama sekali equalizer ini. Equalizer juga mengatur agar level frekuensi siara yang diatur tidak terjadi cliping yang akan mengganggu kualitas suara yang dihasilkan kanal tersebut. beberapa mixer masih mempunyai sebuah kontrol equalizer umum pada tingkat outputnya.
Subgroup and mix routing
Setiap kanal pada mixer mempunyai sebuah rotary audio tapper berbentuk potensiometer atau potensio meter geser untuk mengontrol level volume tiap kanal agar lebih mudah. Banyaknya input menentukan juga berapa audio fader yang ada. Kemudian dari setiap kanal yang ada disatukan ke jalur main "mix", atau masih dibagi lagi ke beberapa submix. Kompleksitas pengaturan ini tergantung pada aplikasi apa mixer tersebut akan digunakan. Dan juga, pada mixer tersebut disediakan "insert point" untuk setiap bus atau juga bisa pada keseluruhan mix.